Sahabat Keluarga Kedua Bagi ku

Disaat kita membutuhkan seseorang yang bisa membawa ketenangan dl dalam lingkungan luar , yang mana keseharian jauh dari keluarga. saya bertemu sama keluarga hanya satu kali dalam seminggu. Dan saat ini saya menghabiskan waktu bersama teman seperjuangan. Apa yang sering kita lakukan semuanya kita lalui bersama-sama becanda, tertawa terbahaK-bahak dengan senang hati,,,
Sahabat,, ya itulah sahabat yang selalu menemaniku di saat hari-hariku berada di kota
sahabat tau apa yang saya rasakan, tapi terkadang sahabat yang dekat yang tau apa yang kita lakukan dikos ataupun dikampus juga membawa kita kepada kebaikkan ataupun keburukan  pada diri kita. Namun sahabat yang telah menemani saya ini sangat berbeda dengan sahabat yang saya kenal sebelumnya. Bagi saya sahabat sangat berarti dalam kehidupan , saya mengangap sahabat itu seperti saudara saya sendiri , terlintas dalam pikiran saya bahwa "Sahabat Sejati seperti pancaran sinar mentari di pagi hari yang selalu menerangi hati". Dan sahabat adalah mereka yang selalu memberi senyum terbaik diwajahnya hanya untuk menghapuskan kesedihan yang kita rasakan. Itulah yang namanya sahabat yang menurut saya sempurnah dalam kehidupan yang saya jalani. I Love I love you guys all friends \\(^_^)//

Jenis Makna

  Makna Denotatif dan Konotatif
Makna denotatif (sering juga disebut makna denotasional, makna koseptual, atau makna kognitif karna dilihat dari sudut yang lain) pada dasarnya sama dengan makna referensial sebab makna denotatif ini lazim diberi penjelasan sebagai makna yang sesuai dengan hasil observasi menurut penglihatan, penciuman, pendengaran, perasaan, atau pengalam lainnya. Jadi, makna denotatif ini menyangkut informasi-informasi faktual objektif. Contohnya: Lusi pergi ke pasar kemarin. 
memiliki makna denotatif karena berdasarkan apa yang dilihat yaitu memiliki makna yang sebenarnya yaitu memberitahukan atau menginformasikan bahwa lusi pergi ke pasar kemarin.

Makna konotatif dapat juga berubah dari waktu ke waktu. Contohnya: bunting dulu kata ini berkonotasi positif yaitu mengandung, tetapi sekarang konotasinya negatif yaitu lebih rendah dari kata hamil yang berarti orang yang hamil diluar nikah.

Pengertian Segmental dan Suprasegmental

Segmental adalah fonem yang bisa dibagi. Contohnya, ketika kita mengucapkan “Bahasa”, maka nomina yang dibunyikan tersebut (baca: fonem), bisa dibagi menjadi tiga suku kata: ba-ha-sa. Atau dibagi menjadi lebih kecil lagi sehingga menjadi: b-a-h-a-s-a. 

Suprasegmental adalah sesuatu yang menyertai fonem tersebut yang itu bisa berupa tekanan suara (intonation), panjang-pendek (pitch), dan getaran suara yang menunjukkan emosi tertentu. Nah, kesemua yang tercakup ke dalam istilah suprasegmenal itu tidak bisa dipisahkan dari suatu fonem.

JENIS MAKNA



1.      Makna Leksikal dan Makna Gramantikal
Leksikal  adalah bentuk ajektif yang diturunkan dari bentuk nomina leksikon (Vokabuler, kosa kata , perbendaharaan kata). Satuan dari leksikon adalah leksem, yaitu satuan bentuk bahasa yang bermakna. Kalau leksikon kita samakan dengan kosa kata atau perbendaharaan kata, maka leksem dapat kita persamakan dengan kata. Dengan demikian, makna leksikal dapat diartikan sebagai makna yang bersifat leksikon, bersifat leksem, atau bersifat kata. Umpamanya kata tikus makna leksikalnya adalah sebangsa binatang pengerat yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit tifus. Makna ini tanpak jelas dalam kalimat tikus itu mati diterkam kucing, atau dalam kalimat panen kali ini gagal akibat serangan hama tikus. Kata  tikus pada kedua kalimat itu jelas merujuk pada binatang tikus, bukan kepada yang lain.

PENGKHIANATAN

tisesuatu hal yang tidak aku mengerti
sesuatu hal yang tidak aku pahami 
sangat bodohnya diriku
bisa menerima dirimu kembali
sesuatu hal yang percuma 
aku berikan kesempatan kedua untuk mu
tapi,,,
pengkhianatan itu kau coba ulangi lagi
sungguh,,,
aku tak mengerti apa yang telah kau pikirkan dan rencanakan
inikah balasan mu?
inikah sikap asli mu ?
kau bekaskan luka biru
kau cabik-cabik perasaanku dengan kepalsuanmu.

pandainya kau bersandiwara didepan semua orang
pandainya kau menyimpan semua ini
seolah-olah aku tidak tau apa yang sebenarnya kau lakukan
aku diam, bukannya aku tidak tau
aku berusaha untuk merubahmu dengan baik
memberimu semangat untuk menggapai cita-cita.
                                                       tapi,,,
                                                          itu semua hanya sia-sia
                                                        kau anggap semuanya permainan saja
                                           kau toreskan luka yang amat dalam
                                                 sungguh kejamnya
                                                 aku memberikan kesempatan untuk mu berubah
                                                 tapii,,
                                                 kau bertindak didepan mata ku, 
                                                 memberikan suatu hal yang dasyat pengkhianatan
                                                 kau bersikap seolah tak salah